#3: Penyesalan

by bearnuts

Tidak ada kata terlambat, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Kalimat itu bagus banget ya, mengajak supaya tidak gampang menyerah dan tetap berusaha walaupun deadline sudah di depan mata. Bagi mahasiswa yang punya segambreng tugas, bisa disisipkan saat merajuk kepada dosen agar menerima tugas-tugas mereka yang telat dikumpulkan. Hehehe

Tapi kalau untuk yang satu ini, em… pada tau kan kalau penyesalan tidak pernah tidak datang terlambat? Well, sebaiknya penyesalan tidak usah datang sama sekali daripada terlambat. Dalam hidup, pasti ada kejadian atau kesalahan di masa lampau yang membuat masa sekarang kurang memuaskan atau bahkan mengecewakan, tidak seperti apa yang diimpikan dulu. Menyesal… “Andai dulu gua nggak begitu pasti keadaan sekarang nggak seperti begini dan dia nggak akan menutup hatinya buat gue.” -_-! Selanjutnya akan timbul rasa bersalah dan jika berlarut-larut akan timbul rasa rendah diri.

There, kalau bisa menahan rasa penyesalan agar tidak datang, aman. Bagaimana kalau terlambat, rasa sesal sudah menggerogoti pikiran dan rasa bersalah meng-krikiti *halah…* perasaan? Memaafkan diri sendiri dan menerima kenyataan hidup apa adanya sepertinya satu-satunya jalan agar bisa memperbaiki dan kembali melanjutkan hidup dengan bahagia.

:: not related to topic-self discovered fact: Wanita memang benar-benar racun dunia(ku), membuat lemah tak berdaya, lebih mengerikan daripada isu kiamat 2012.